Sabtu, 21 Maret 2015

PERKEBUNAN TEH KAYU ARO

Perkebun Teh Kayu Aro





Hasil gambar untuk sejarah kebun teh kayu aro
Perkebunan Teh Kayu Aro dirintis antara tahun 1925 hingga 1928 oleh perusahaan Belanda, Namblodse Venotschaaf Handle Vereniging Amsterdam (NV HVA). Selain dikenal sebagai perkebunan teh tertua di Indonesia, perkebunan seluas 3.020 hektar merupakan perkebunan teh dalam satu hamparan terluas di dunia. 

Selain itu, dengan ketinggian 1.400-1.600 meter dpl Kebun Teh Kayu Aro merupakan perkebunan teh tertinggi ke dua di dunia setelah perkebunan teh Darjeling di kaki Gunung Himalaya (4.000 m dpl).







 Perkebunan teh yang berlatarkan Gunung Kerinci yang tinggi menjulang, terhampar bak permadani hijau merupakan fantasi alam, anugerah sang pencipta yang sangat menakjubkan dan tak ternilai.

 perkebunan teh kayu aro sudah dikunjungi berbagai wisatawan baik dari wilayah indonesia sendiri maupun wisatawan dari manca negara. jadi, suatu kewajiban bagi setiap wisatawan ke Kerinci untuk mengunjungi perkebunan teh Kayu Aro ini. Tidak hanya wisatawan, masyarakat Kerinci sendiri sangat menikmati hari libur mereka di perkebunan ini yang tak puas-puasnya, nah bagaimana dengan anda sebagai pengunjung atau wisatawan.??

Selamat menikmati dan mari kita sama-sama menjaga keindahan alam tercinta kita.

#Salam Qincay

Kamis, 12 Maret 2015

Penemuan bukit batu akik - Kerinci



Penemuan batu akik tersebut, hanya berjarak beberapa kilo dari lokasi penemuan giok di Desa Sungai Tutung. Menariknya lagi, batu akik yang ditemukan warga tersebut, tidak hanya berupa bongkahan saja, namun satu bukit diduga terbuat dari batu akik.

Sekretaris Desa Pungut Hilir, Aswardi, membenarkan adanya penemuan batu akik di desanya. “Lokasinya hanya 20 meter dari ujung desa kami. Baru ditemukan warga beberapa hari lalu,” jelasnya.

Menariknya lagi kata Aswardi, batu yang ditemukan tersebut jenisnya tidak hanya satu saja, namun di bukit tersebut ditemukan puluhan jenis batu akik, seperti giok, panca warna, sulaiman, dan beberapa batu yang mirip dengan solar aceh.

Batu yang ditemukan tersebut lanjutnya, rata-rata sudah mengkristal. Ini terlihat saat disenter. ”Batu bukit pungut hilir itu rata-rata tembus cahaya kalau disenter. Warganya juga banyak,” beber Aswardi, Selasa (10/3).